
Hal lain yang penting dalam menjaga bulu kucing adalah memandikannya. Memandikan kucing terutama kucing kampung/lokal memang sulit karena kucing takut air. Jika ini adalah pertama kali memandikannya, jangan heran kucing akan meronta-ronta dan melukai. Oleh karena itu waspadai dengan menggunakan sarung tangan. lain halnya dengan kucing ras yang mudah dikontrol, jika dimandikan tidak sampai meronta-ronta dan hanya perlu sedikit adaptasi saja. setelah terbiasa, proses memandikan kucing ras akan berjalan lancar.
Mandi secara rutin biasanya dilakukan seminggu sekali. Sementara itu, frekuensi mandi menjelan kontes ditambah menjadi dua kali seminggu. Mandi dan penyisiran bulu secara teratur dapat menghilangkan kutu, ketombe dan membuang bulu-bulu mati yang sudah waktunya rontok.
Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat memandikan kucing adalah sebagai berikut :
Persiapan
Pertama, siapkan tempat mandi atau bak, air dingin dan panas, air hangat lebih disarankan karena suhu badan kucing cenderung hangat sehingga perbedaan suhunya tidak terlalu mengagetkan. Selanjutnya siapkan bahan dan peralatan lainnya, seperti handuk, sikat gigi, gunting kuku, gunting untuk merapihkan bulu (gunting tumpul), pengering rambut (hairdryer philip 4940/Krisbow Blower), sisir kucing tipe sikat (brush comb), dan sampo untuk tipe atau kondisi tertentu.
Cara memandikan
Sebelum dimandikan, kucing berbulu panjang sebaiknya disisir terlebih dahulu, tujuannya agar terhindar dari bulu yang kusut dan gimbal. Bulu gimbal jangan digunting, tapi diurai dengan tangan atau alat pengurai. Selanjutnya kuku kucing dipotong agar terhindar dari cakaran saat memandikan.
Untuk mandi jamur, periksa dahulu bagian yang sakit di seluruh tubuh, jamur biasanya menyerang di bagia dagu, ketiak, lipatan paha, telapak kaki, ekor, dan pangkal ekor. Tungau scabies paling sering menyerang di telinga bagian luar dan ujung-ujung telinga bagian dalam. Sementara itu, kutu/pinjal sering menyerang bagian atas kepala, dagu, ketiak, dan lipatan paha. ingat-ingatlah pada bagian yang sakit tersebut karena bagian tersebut harus terkena sampo dan harus disikat pada saat dimandikan, adapun sampo yang digunakan yaitu sampo jamur seperti sybasol..
Berikut adalah tahapan memandikan kucing :
Ambil kucing dari kandang dengan lembut.
Basahi seluruh tubuh kucing dengan air, pastikan air membahasahi sampai ke seluruh bulu dan kulit
Tuangkan sampo pada bulu yang basah, lalu ratakan dengan cara memijat lembut, mulai dari belakang telinga dan bawah dagu, lalu menyebar ke punggung, perut, kaki, dan ekor.
Gunakan sampo sesuai kondisi bulu, jika sangat kotor, berlemak, dan berdaki, sebaiknya menggunakan sampo degreaser / peluruh lemak. Larutkan sampo kedalam air hangat dengan perbandingan 1:8.
Setelah sampo merata, sikat dan bersihkan bagian tubuh yang lain seperti kaki dan muka dengan sikat gigi. Selanjutnya bilas seluruh tubuh kucing dengan air hingga bersih. Periksa kembali bagian-bagian yang sakit.
Untuk bagian kepala, berikan sampo bayi atau sampo yang tidak pedih di mata agar bulu wajah bersih dan mengembang.
Khusus untuk kucing berbulu warna tertentu, digunakan sampo warna. Misalnya sampo blue/super white untuk kucing berbulu putih, tujuannya agar warna bulunya semakin muncul.
Ulangi penggunaan sampo 2-3 kali, kemudian bilas sampai bersih.
Tambahkan sampo protein jika bulu cenderung kering agar bulu tidak tampak kering atau mudah patah, lalu bilas hingga bersih.
Setelah mandi selesai, keringkan dengan kain cotton atau handuk maupun bahan lain yang menyerap air dengan baik.
Selanjutnya keringkan kucing dengan pengering rambut hairdryer philip 4940 atau Krisbow Blower sambil disisir. Lakukan pengeringan mulai dari bagian bawah perut, kaki, dan tangan, lalu menyebar ke ekor, punggung, dan bagian dagu sekitar wajah. hindari penyemprotan langsung ke bagian telinga/wajah kucing. Hal tersebut akan menyebabkan kucing lari dan menghindar. Pastikan seluruh bulu kucing kering sampai ke kulit, terutama di daerah bagian bulu tebal dan yang agak sulit seperti daerah perut, kaki belakang, daerah di antara kaki belakang, pengkal ekor, dan telapak kaki. Pengeringan yang tidak sempurna akan menciptakan lembab sehungga dapat memudahkan tumbuhnya jamur.
(dikutip dari "Panduan Lengkap Kucing" oleh Muhammad A Suwed & Rodame M. Napitupulu penerbit Penebar Swadaya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar